Keceriaan TK Al-Hidayah ketika diajar mahasiswa KKN 62 UTM



Jenjang pendidikan formal negeri tertinggi di desa Gunelap hanya sampai pada Sekolah Dasar. Desa Gunelap memiliki 3 Sekolah Dasar (SD), yaitu SD Negeri 1 Gunelap yang dekat dengan jalan awal desa, SD Negeri 2 Gunelap yang dekat dengan Desa Saplasah, dusun yang dulunya termasuk Desa Gunelap, dan SD Negeri 3 Gunelap. Pada tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan PAUD, desa Gunelap memiliki 3 TK yaitu TK Mentari, TK Al-Hidayah, dan TK Mawar. Salah satu TK yang menjadi tempat mengajar mahasiswa KKN adalah TK Al-Hidayah di dusun Gunelap Timur.

TK Al Hidayah adalah sasaran bagi mahasiswa KKN untuk membantu proses belajar mengajar di bidang pendidikan. Sebagaimana yang diceritakan terlebih dahulu oleh Ketua Yayasan TK Al Hidayah yakni Bapak Cholis. Dalam ungkapnya menyatakan bahwa TK Al Hidayah adalah salah satu TK yang kekurangan tenaga pengajar. Jumlah tenaga pengajar di TK tersebut hanya satu orang yakni Bu Musyarofah. Ibu Musyarofah sendiri merupakan remaja Desa Gunelap yang masih menempuh pendidikan perguruan tinggi. Sehingga secara pengalaman dan pengetahuan penuh tentang anak usia dini masih kurang.

Anggota dari KKN 62 ada yang berasal dari Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG PAUD), hal ini menjadi suatu kesempatan bagi mahasiswa KKN 62 untuk turut berkontribusi dan berbagi pengetahuan, pengalaman dalam mengajar anak usia dini. Mengetahui hal itu pihak sekolah TK Al Hidayah sangat senang dan welcome. Senin (22/01) mahasiswa KKN mulai bersilahturahmi dengan pengajar dan pelajar di TK Al Hidayah. Mahasiswa KKN mencoba memperkenalkan berbagai keterampilan anak, baik dari kolase, menggambar sampai menyanyi. Awalnya mereka sangat asing dengan pelajaran tersebut, sebab dalam setiap harinya mereka hanya diajarkan calistung (membaca, menulis, dan menghitung). Sehingga ketika diajar selain pelajaran calistung mereka kurang antusias dan mudah bosan. Keterampilan adalah bagian dari psikomotor yang perlu dikuasai oleh setiap anak. Diharapkan setelah adanya pelajaran keterampilan ini pengajar dapat mengajar dengan memperhatikan kognitif, afektif dan psikomotor.

0 komentar: