Program Kerja KKN 62 UTM itu bernama Kelas Inspirasi


Salah satu program kerja KKN 62 UTM adalah Kelas Inspirasi diiisi oleh anak-anak kecil yang mungil, lucu, imut, dan tentunya sangat aktif sekali di kelas A, sekitar usia anak di kelas 1 dan 2 Madrasah. Tim pengajar yang akan bertugas adalah Kakak Aldi dan Kakak Alfi. Mereka berdua adalah mahasiswa yang berasal dari jurusan yang sama yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Mereka berdua akan memberikan beberapa tema menarik dan menginspirasi sesuai dengan pertumbuhan anak-anak di Madrasah Diniyah Nurul Hidayah.
  

Hari pertama Kelas Inspirasi adalah kegiatan perkenalan. Pada tanggal 14 Januari 2018, mereka tidak hanya berkenalan seperti pada umumnya, tetapi juga dengan meminta anak-anak untuk menyampakan hobi masing-masing. Dengan kegiatan tersebut, antara tim pengajar dan anak-anak dapat terjalin chemistry untuk beberapa pertemuan ke depan. 

Pada hari kedua merupakan pertemuan pertama untuk memulai Kelas Inspirasi. Tema yang akan dibawa oleh kakak-kakak pengajar adalah melipat dan refreshing senam bersama. Saat kegiatan melipat anak-anak sangat antusias mengikuti arahan tim pengajar. Ramai dan riuh selalu mengisi suasana kelas mereka jika sedang kesulitan dalam melipat kertas origami, tetapi kakak-kakak pengajar dengan sabar menuntun. Setelah semua selesai melipat kertas, kakak pengajar mengajak untuk refreshing dengan senam bersama. Kegiatan tersebut dapat menjadi penyemangat lagi bagi anak-anak setelah berkutat dengan lipat melipat. Sehingga perasaan anak-anak akan kembali gembira.

Hari ketiga merupakan pertemuan kedua di kelas A. Penggambaran pola menjadi kegiatan awal pada hari itu. Anak-anak secara berkelompok diminta bebas berekspresi mengenai pola yang akan mereka gambar sendiri. Kemudian, Kakak Aldi dan Kakak Alfi akan memberikan bahan-bahan, seperti lem dan beras jagung. Kenapa kami menggunakan jagung? Karena kami ingin menunjukkan bahwa jagung merupakan komoditi utama Desa Gunelap selain padi. Kami ingin mengajarkan kreativitas dari biji jagung yang sudah tidak layak pakai.

Hari keempat kakak pengajar memiliki tema kegiatan yaitu menempel kulit jagung pada pola binatang yang telah digambar oleh pengajar. Kegiatan menempel seperti ini melatih sistem motorik anak-anak dan mengasah kreativitas dalam menyesuaikan bentuk kulit jagung ke dalam pola yang sudah ada. 

Pada hari kelima yang merupakan pertemuan terakhir, kakak Aldi dan Kakak Alfi mengajak untuk membuat gantungan impian dari kertas yang dihias dengan pola menggunakan stempel dari wortel. Stempel dari wortel akan membentuk pola boneka salju yang berwarna-warni. Sehingga anak-anak dapat berkreasi pada warna sesuai yang diinginkan. Langkah terakhir anak-anak diajak untuk menalikan pita di kertas impian yang berisi cita-cita untuk digantung di pohon impian. 

Demikianlah cerita menarik lainnya dari Program Kerja Kelas Inspirasi di kelas A. Semoga dapat menambah wawasan inspirasi kita sebagai pengajar dan calon pengajar inspiratif lainnya di sana! Salam Kelas Inspirasi!


0 komentar: